✦ BACAAN LITURGI & RENUNGAN
BACAAN LITURGI
Memuat...
✦ RENUNGAN HARIAN
Memuat...

Renungan Kamis, 10 September 2026 - Pekan Biasa XXIII

Kalender Liturgi

Kamis, 10 September 2026
Pekan Biasa XXIII
Warna Liturgi: Hijau

Bacaan I: 1Kor 8:1b-7.11-13
Mazmur Tanggapan: Mzm 139:1-3.13-14ab.23-24
Bait Pengantar Injil: 1Yoh 4:12
Bacaan Injil: Luk 6:27-38

Tetaplah Memilih Kasih

“Jangan biarkan kejahatan orang lain menentukan siapa dirimu; tetaplah memilih kasih.”

Ada saatnya kita disakiti, disalahpahami, direndahkan, bahkan diperlakukan tidak adil. Pada saat seperti itu, sangat mudah bagi hati untuk berkata: “Kalau dia berbuat demikian kepadaku, mengapa aku harus berbuat baik kepadanya?”

Namun Yesus memberikan jalan yang berbeda. Dalam Injil hari ini, Ia berkata: “Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu.” Yesus tidak mengajarkan kita untuk membenarkan kejahatan. Ia mengajarkan agar kejahatan yang kita terima tidak mengubah hati kita menjadi jahat.

Inilah perjuangan kasih yang sesungguhnya. Mengasihi bukan berarti tidak pernah terluka. Mengampuni bukan berarti melupakan ketidakadilan. Tetapi kasih membuat kita tidak membalas kejahatan dengan kejahatan.

Bacaan pertama juga mengingatkan bahwa pengetahuan saja tidak cukup. Pengetahuan dapat membuat seseorang merasa lebih tinggi, tetapi kasih membangun. Karena itu, hidup kita tidak seharusnya diukur dari seberapa banyak kita tahu, melainkan dari seberapa besar kasih yang kita wujudkan kepada sesama.

Mungkin hari ini ada seseorang yang membuat kita kecewa. Mungkin ada perkataan yang masih membekas atau perlakuan yang sulit kita lupakan. Kita tidak selalu dapat mengubah orang lain, tetapi kita dapat memilih bagaimana kita menanggapi mereka.

Jangan biarkan kebencian orang lain menentukan isi hatimu. Jangan biarkan luka membuatmu kehilangan kelembutan. Jangan biarkan kejahatan membuatmu berhenti menjadi pribadi yang baik.

Karena pada akhirnya, kemenangan bukanlah ketika kita berhasil membalas. Kemenangan adalah ketika kita tetap mampu berbuat baik meskipun pernah disakiti.

Tetaplah memilih kasih.

Kasih mungkin tidak selalu mudah. Tetapi setiap kali kita memilih untuk mengampuni, menolong, mendoakan, dan tidak membalas keburukan dengan keburukan, kita sedang belajar hidup seperti Kristus.

Doa

Tuhan Yesus,

Engkau mengajarkan kami untuk mengasihi bahkan mereka yang menyakiti kami. Ketika hati kami terluka, berikanlah kami kekuatan untuk tidak membalas dengan kebencian.

Ajarlah kami untuk mengampuni tanpa kehilangan keberanian untuk berbuat benar. Ketika kami kecewa, lembutkanlah hati kami. Ketika kami diperlakukan tidak baik, jangan biarkan kami kehilangan kasih.

Bantulah kami agar kejahatan orang lain tidak menentukan siapa diri kami. Sebaliknya, biarlah kasih-Mu yang menentukan cara kami berpikir, berbicara, dan bertindak.

Semoga dalam setiap keadaan kami selalu mampu memilih kasih, sebab kami percaya bahwa kasih tidak pernah sia-sia di hadapan-Mu.

Amin.


Renungan Harian Katolik — Lux Spes

Baca Juga Dari Lux Spes untuk anda