MENU

KALENDER LITURGI

📖 Kalender Liturgi
Memuat...
🙏 Renungan Harian
Memuat...

Senin Pekan Paskah III

Renungan Senin Pekan Paskah III
Kisah Para Rasul 6:8-15 | Yohanes 6:22-29
“Seperti Stefanus yang penuh rahmat, jadilah terang bahkan di tengah tuduhan dan tekanan.”

Dalam Bacaan pertama, kita melihat sosok Stefanus yang penuh iman dan Roh Kudus. Ia tidak hanya dikenal karena kata-katanya, tetapi karena hidupnya yang memancarkan kuasa Allah. Namun, justru karena kebenaran yang ia sampaikan, ia menghadapi penolakan, fitnah, bahkan ancaman.

“Semua orang yang duduk di Mahkamah Agama itu menatap Stefanus, lalu tampak kepada mereka mukanya sama seperti muka seorang malaikat.” (Kis 6:15)

Wajah Stefanus yang bersinar bukan karena ia bebas dari masalah, tetapi karena ia tetap setia di tengah tekanan. Ia tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, melainkan tetap menjadi terang. Dari sini kita belajar bahwa menjadi pengikut Kristus bukan berarti hidup tanpa tantangan, tetapi tetap setia dalam kebenaran.

Dalam Injil, Yesus mengingatkan orang banyak agar tidak hanya mencari Dia karena roti yang mengenyangkan tubuh, tetapi karena Dia adalah sumber hidup kekal. Banyak orang datang kepada Yesus karena kebutuhan jasmani, tetapi Yesus mengajak mereka masuk lebih dalam: kepada iman yang sejati.

“Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah.” (Yoh 6:29)

Percaya kepada Kristus berarti berani hidup berbeda. Dunia mungkin tidak selalu memahami, bahkan bisa menuduh dan menekan. Namun seperti Stefanus, kita dipanggil untuk tetap bersinar—bukan karena kuat sendiri, tetapi karena rahmat Allah yang bekerja dalam diri kita.

Refleksi:
Apakah aku tetap setia dalam iman ketika menghadapi tekanan atau penolakan?
Apakah aku mencari Tuhan hanya untuk kebutuhan sesaat, atau sungguh percaya dan mengandalkan-Nya?
Doa:
Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk percaya kepada-Mu dengan sepenuh hati. Berilah aku keberanian seperti Stefanus, agar tetap setia dan menjadi terang, bahkan ketika aku menghadapi tekanan dan tantangan. Penuhilah aku dengan rahmat-Mu, agar hidupku memancarkan kasih dan kebenaran-Mu. Amin.