MENU

KALENDER LITURGI

📖 Kalender Liturgi
Memuat...
🙏 Renungan Harian
Memuat...

Renungan Rabu Paskah II

Renungan Rabu Paskah II

“Ketika kamu hidup dalam kebenaran, terang Kristus akan mengalahkan setiap kegelapan.”


Dalam Bacaan Pertama (Kis 5:17–26), para rasul mengalami penindasan karena dengan berani mewartakan Kristus. Mereka ditangkap dan dipenjarakan, namun Tuhan mengutus malaikat-Nya untuk membebaskan mereka. Setelah dibebaskan, mereka tidak bersembunyi, tetapi kembali ke Bait Allah untuk mewartakan firman Tuhan. Ini menunjukkan bahwa hidup dalam kebenaran menuntut keberanian. Terang Kristus dalam diri mereka lebih kuat daripada rasa takut dan ancaman.

Mazmur (Mzm 34) menegaskan bahwa Tuhan selalu dekat dengan orang yang berseru kepada-Nya. Ia mendengarkan dan menyelamatkan mereka dari segala kesesakan. Ini menjadi penghiburan bagi kita: ketika kita berusaha hidup benar, Tuhan tidak pernah meninggalkan kita.

Dalam Injil (Yoh 3:16–21), kita diingatkan akan kasih Allah yang begitu besar, sehingga Ia mengaruniakan Putra-Nya untuk menyelamatkan dunia. Namun terang itu juga menjadi pilihan: tinggal dalam terang atau tetap dalam kegelapan. Kegelapan sering kali menyembunyikan kesalahan, tetapi terang membuka jalan menuju keselamatan.

Hidup dalam kebenaran memang tidak selalu mudah. Terkadang kita menghadapi penolakan, kesalahpahaman, bahkan penderitaan. Namun Sabda Tuhan hari ini menguatkan kita bahwa terang Kristus tidak pernah dikalahkan oleh kegelapan. Jika kita setia berjalan dalam terang, hidup kita akan menjadi kesaksian nyata bagi dunia.

Maka jangan takut untuk hidup jujur, berbuat benar, dan menjadi saksi iman. Sebab ketika kita memilih terang, kita berjalan bersama Kristus yang memberi hidup sejati.


Refleksi

  • Apakah aku berani hidup dalam kebenaran, meskipun menghadapi risiko atau penolakan?
  • Bagian mana dalam hidupku yang masih berada dalam “kegelapan” dan perlu dibawa ke dalam terang Kristus?
  • Sudahkah aku percaya bahwa kasih Allah lebih besar dari segala dosa dan ketakutanku?

Doa

Tuhan Yesus, terang sejati dalam hidupku,
Engkau datang bukan untuk menghukum, tetapi untuk menyelamatkan.
Sering kali aku masih takut untuk hidup dalam kebenaran,
takut ditolak, takut gagal, dan takut kehilangan.

Terangilah hatiku dengan cahaya-Mu,
agar aku berani meninggalkan kegelapan
dan berjalan dalam jalan-Mu yang benar.
Kuatkan aku seperti para rasul-Mu,
agar aku setia menjadi saksi-Mu di mana pun aku berada.

Ajarlah aku percaya bahwa terang-Mu
akan selalu mengalahkan setiap kegelapan dalam hidupku.
Sebab Engkaulah Tuhan dan Juruselamatku,
kini dan sepanjang masa. Amin.