MENU

KALENDER LITURGI

📖 Kalender Liturgi
Memuat...
🙏 Renungan Harian
Memuat...

Renungan Jumat Paskah II – Jumat 17 April 2026

Renungan Jumat Paskah II – 17 April 2026

✨ Lux Spes – Terang Pengharapan

"Percaya membuat kuat, bersyukur membuat berkecukupan. Sebab kita selalu bersama Tuhan sumber kelimpahan."


Bacaan I: Kis 5:34-42
Mazmur: Mzm 27:1.4.13-14
Injil: Yoh 6:1-15

Dalam Bacaan Pertama (Kis 5:34-42), para rasul mengalami penganiayaan karena setia mewartakan Kristus. Mereka dipukul dan dipermalukan, namun justru bersukacita karena dianggap layak menderita demi nama Yesus. Ini adalah kesaksian iman yang luar biasa: mereka tidak melihat penderitaan sebagai kekurangan, tetapi sebagai bagian dari panggilan iman. Di sinilah kita melihat bahwa percaya kepada Tuhan sungguh memberi kekuatan yang melampaui logika manusia.

Mazmur (Mzm 27) meneguhkan hati kita dengan pengakuan iman: “Tuhan adalah terang dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut?” Dalam situasi apa pun, bahkan dalam kesulitan sekalipun, orang yang percaya tidak kehilangan harapan. Ia tahu bahwa hidupnya berada dalam tangan Tuhan yang setia.

Dalam Injil (Yoh 6:1-15), Yesus melakukan mukjizat penggandaan roti. Dari lima roti dan dua ikan yang tampak begitu kecil, Tuhan memberi makan ribuan orang. Mukjizat ini mengajarkan kita bahwa keterbatasan manusia bukanlah penghalang bagi karya Allah. Yang dibutuhkan hanyalah iman dan hati yang bersyukur.

Sering kali kita merasa hidup kita kurang: kurang cukup, kurang mampu, atau kurang beruntung. Namun Sabda Tuhan hari ini mengajak kita melihat dengan cara yang berbeda. Ketika kita percaya, kita menjadi kuat menghadapi apa pun. Dan ketika kita bersyukur, kita menyadari bahwa Tuhan sudah menyediakan lebih dari yang kita butuhkan.

Percaya membuat kita teguh dalam penderitaan, dan bersyukur membuka mata kita akan kelimpahan Tuhan yang nyata.


Refleksi

  • Apakah aku tetap percaya kepada Tuhan saat menghadapi kesulitan?
  • Sudahkah aku bersyukur atas hal-hal kecil dalam hidupku?
  • Apakah aku melihat keterbatasan sebagai hambatan, atau sebagai kesempatan bagi Tuhan berkarya?

Doa

Tuhan yang penuh kasih,
ajarlah aku untuk tetap percaya kepada-Mu dalam setiap keadaan.
Ketika aku lemah, kuatkanlah aku dengan iman yang teguh.
Ketika aku merasa kurang, bukalah hatiku untuk bersyukur.

Mampukan aku melihat karya-Mu dalam hal-hal sederhana,
dan percaya bahwa Engkau selalu mencukupkan hidupku.
Jadikan aku pribadi yang setia, penuh iman, dan penuh syukur.

Sebab Engkaulah sumber kekuatan dan kelimpahan hidupku,
kini dan sepanjang masa. Amin.

© Lux Spes – Renungan Harian