Renungan Sabtu 21 Maret 2026
Renungan Harian Prapaskah
Yeremia 11:18–20 & Yohanes 7:40–53
Bacaan hari ini mengajak kita melihat bagaimana iman sering kali diuji di tengah perbedaan dan penolakan. Dalam Kitab Yeremia, nabi Yeremia menghadapi rencana jahat dari orang-orang di sekitarnya. Ia menjadi sasaran karena menyampaikan kebenaran Tuhan.
(Yeremia 11:20)
Yeremia tidak membalas kejahatan dengan kejahatan. Ia menyerahkan semuanya kepada Tuhan, percaya bahwa Tuhan mengetahui kebenaran dan akan bertindak dengan adil.
Dalam Injil, kita melihat hal yang serupa. Orang-orang memiliki pandangan yang berbeda tentang Yesus. Ada yang percaya bahwa Ia adalah Nabi atau Mesias, tetapi ada juga yang menolak dan meragukan-Nya. Bahkan terjadi perpecahan di antara mereka.
(Yohanes 7:43)
Situasi ini menunjukkan bahwa kebenaran tidak selalu diterima oleh semua orang. Bahkan tentang Yesus sendiri, manusia bisa berbeda pendapat.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga bisa mengalami hal yang sama. Ketika kita berusaha hidup benar, tidak semua orang akan setuju dengan kita. Bahkan kita bisa mengalami penolakan, kritik, atau kesalahpahaman.
Namun Sabda Tuhan hari ini mengingatkan kita untuk tetap teguh. Iman bukan tentang mengikuti suara terbanyak, tetapi tentang setia kepada Tuhan yang benar. Ketika kita tetap percaya, Tuhan sendiri yang akan membela dan menuntun kita.
Masa Prapaskah adalah waktu untuk memperkuat iman kita. Di tengah dunia yang penuh perbedaan, kita diajak untuk tetap berdiri teguh dalam kebenaran dan percaya kepada Tuhan yang setia.
Apakah aku tetap percaya kepada Tuhan ketika orang lain meragukan atau menolak? Apakah imanku teguh, meskipun dunia di sekitarku tidak sepakat?
Tuhan yang setia, Engkau mengenal hatiku dan mengetahui setiap pergumulanku. Di tengah perbedaan dan penolakan, ajarlah aku untuk tetap percaya kepada-Mu. Kuatkanlah imanku agar aku tidak goyah oleh suara dunia. Tuntunlah aku agar tetap berjalan dalam kebenaran-Mu. Dan berilah aku damai dalam hati, karena aku percaya Engkau selalu menyertaiku. Amin.




