MENU

KALENDER LITURGI

📖 Kalender Liturgi
Memuat...
🙏 Renungan Harian
Memuat...

Renungan harian Katolik Sabtu Pekan Prapaska V

Renungan Harian
“Di saat dunia merancang kejahatan, Tuhan tetap berkarya menghadirkan hidup dan persatuan bagi umat-Nya.”

Bacaan hari ini menunjukkan dua kenyataan yang sering kita alami dalam hidup: di satu sisi, rencana Allah yang penuh kasih dan keselamatan; di sisi lain, rencana manusia yang dipenuhi ketakutan, iri hati, bahkan kejahatan.

Dalam Bacaan Pertama, Tuhan berjanji untuk mempersatukan umat-Nya yang tercerai-berai. Ia tidak hanya mengumpulkan mereka, tetapi juga memulihkan hubungan mereka dengan-Nya dan menjadikan mereka satu bangsa di bawah satu gembala.

“Aku akan menjadikan mereka satu bangsa di tanah mereka... dan satu raja akan menjadi raja mereka semuanya.” (Yeh 37:22)

Janji ini menunjukkan bahwa Allah adalah sumber persatuan sejati. Ketika manusia terpecah oleh dosa, kepentingan, dan ego, Allah justru bekerja untuk memulihkan dan menyatukan.

Namun dalam Injil, kita melihat sisi lain: setelah Yesus melakukan mukjizat besar, banyak orang justru merencanakan untuk membunuh-Nya. Ketakutan akan kehilangan kekuasaan membuat para pemimpin memilih jalan kejahatan.

“Mulai dari hari itu mereka sepakat untuk membunuh Dia.” (Yoh 11:53)

Ironisnya, di balik rencana jahat itu, Allah sedang menggenapi rencana keselamatan-Nya. Bahkan imam besar tanpa sadar bernubuat bahwa kematian Yesus akan membawa keselamatan bagi banyak orang.

“Ia akan mati untuk bangsa itu, dan bukan untuk bangsa itu saja, tetapi juga untuk mengumpulkan dan mempersatukan anak-anak Allah yang tercerai-berai.” (Yoh 11:51-52)

Inilah misteri iman kita: Tuhan mampu membalikkan kejahatan menjadi jalan keselamatan. Salib yang tampak sebagai kekalahan, justru menjadi kemenangan kasih Allah.

Hari ini kita diajak untuk percaya: ketika kita menghadapi ketidakadilan, penolakan, atau situasi yang tampak gelap, Tuhan tidak pernah berhenti bekerja. Ia tetap hadir, memulihkan, dan menuntun kita menuju kehidupan.

Refleksi:
  • Apakah aku pernah merasa hidupku dikelilingi oleh ketidakadilan atau rencana buruk dari orang lain?
  • Apakah aku tetap percaya bahwa Tuhan bekerja dalam situasi itu?
  • Bagaimana aku bisa menjadi alat persatuan di tengah perpecahan di sekitarku?
Doa:
Ya Tuhan, Engkau adalah sumber hidup dan persatuan. Di saat dunia dipenuhi perpecahan dan rencana jahat, ajarilah aku untuk tetap percaya kepada karya-Mu. Kuatkanlah hatiku agar tidak goyah oleh ketakutan atau kebencian. Jadikanlah aku alat damai-Mu, agar melalui hidupku, persatuan dan kasih-Mu semakin nyata. Amin.
Renungan Klik disini