MENU

KALENDER LITURGI

📖 Kalender Liturgi
Memuat...
🙏 Renungan Harian
Memuat...

Renungan Hari Raya Kabar Sukacita 2026

Renungan Hari Raya Kabar Sukacita

“Ketika Tuhan memanggilmu pada hal yang mustahil, percayalah—ketaatanmu membuka jalan bagi karya-Nya yang besar.”

Hari Raya Kabar Sukacita mengingatkan kita akan satu momen yang mengubah sejarah manusia: saat Allah menyatakan rencana keselamatan-Nya melalui seorang perempuan sederhana—Maria.

Segalanya dimulai dari janji Allah yang telah dinubuatkan sejak lama:

“Sesungguhnya, seorang perempuan muda akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.” (Yes 7:14)

Imanuel—Allah beserta kita.
Allah tidak tinggal jauh, tetapi hadir dalam kehidupan manusia.

Janji itu digenapi bukan dengan cara yang megah menurut dunia, tetapi melalui ketaatan. Dalam Surat kepada Orang Ibrani, kita mendengar suara Sang Putra yang datang ke dunia:

“Sesungguhnya Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu, ya Allah.” (Ibr 10:7)

Yesus datang bukan untuk menjalankan kehendak-Nya sendiri, tetapi kehendak Bapa. Ia memilih taat, bahkan sampai mengorbankan diri-Nya.

Namun rencana besar ini juga membutuhkan jawaban manusia. Dan jawaban itu datang dari Maria— seorang yang sederhana, namun penuh iman:

“Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataan-Mu.” (Luk 1:38)

Di sinilah titik balik sejarah keselamatan: sebuah “ya” yang lahir dari iman. Maria tidak memahami semuanya. Ia tidak tahu apa yang akan terjadi ke depan. Namun ia percaya.

Hari ini, kita diajak untuk melihat bahwa Tuhan juga memanggil kita. Tidak selalu dalam hal besar, tetapi dalam keseharian: mengampuni, setia, berbuat baik, tetap percaya di tengah kesulitan.

Sering kali panggilan itu terasa berat, bahkan mustahil. Namun seperti Maria, kita dipanggil bukan untuk mengerti segalanya, tetapi untuk percaya.

💡 Refleksi
Dalam hidupku, di bagian mana Tuhan sedang memanggilku untuk berkata “ya”?

Apakah aku lebih sering menolak karena takut, atau percaya meskipun belum mengerti?

Sudahkah aku menyerahkan kehendakku kepada Tuhan, seperti Maria dan Yesus?

👉 Karya besar Tuhan sering dimulai dari ketaatan kecil yang tulus.
🙏 Doa
Tuhan yang penuh kasih,

Engkau hadir dalam hidupku dan memanggilku setiap hari.

Namun sering kali aku takut, ragu, dan merasa tidak mampu.
Aku ingin mengerti segalanya sebelum melangkah.

Hari ini, ajarilah aku untuk percaya seperti Bunda Maria,
yang berani berkata “ya” meskipun tidak memahami semuanya.

Bentuklah hatiku agar taat seperti Yesus,
yang datang untuk melakukan kehendak-Mu.

Pakailah hidupku, ya Tuhan,
meskipun sederhana, untuk menjadi bagian dari karya-Mu yang besar.

Karena aku percaya,
dalam ketaatan kepada-Mu, selalu ada keselamatan dan harapan.

Amin.
BACAAN LITURGI Klik disini