Bacaan Liturgi 14 November 2025 Pekan Biasa XXXII
Bacaan Liturgi Katolik – Jumat, 14 November 2025
Pekan Biasa XXXII
Warna Liturgi Hijau
Sungguh tolol karena kodratnya
semua orang yang tidak mengenal Allah sama sekali;
mereka yang tidak mampu mengenal Dia yang ada
dari barang-barang yang kelihatan!
Walaupun berhadapan dengan karya-karya-Nya
mereka tidak mengenal Senimannya.
Sebaliknya yang mereka anggap sebagai allah penguasan jagat raya
ialah api atau angin ataupun badai,
gugusan bintang-bintang atau air yang bergelora,
atau pun penerang-penerang yang ada di langit.
Jika dengan menikmati keindahannya
mereka sampai menganggapnya allah,
maka seharusnya mereka mengerti
betapa lebih mulianya Penguasa kesemuanya itu.
Sebab Bapa dari keindahan itulah yang menciptakannya.
Jika mereka sampai terpesona oleh kuasa dan daya,
maka seharusnya mereka menjadi insaf karenanya,
betapa lebih kuasanya Pembentuk semuanya itu.
Sebab orang dapat mengenal Pencipta
dengan membanding-bandingkan
kebesaran dan keindahan ciptaan-ciptaan-Nya.
Namun demikian dalam hal ini mereka hanya sedikit saja salahnya,
sebab mungkin mereka hanya tersesat,
tetapi mereka mencari Allah dan berusaha menemukan-Nya.
Karena sibuk mengamati karya-karya Allah dan menyelidikinya,
mereka hanya terpukau oleh apa yang mereka lihat,
sebab memang indahlah semua yang kelihatan itu.
Tetapi bagaimanapun mereka tidak dapat dimaafkan.
Sebab jika mereka mampu mengetahui sebanyak itu,
sehingga dapat menyelidiki jagat raya,
mengapa mereka tidak terlebih dahulu menemukan Penguasa kesemuanya itu?
Demikianlah Sabda Tuhan
Syukur Kepada Allah
Reff: Tuhan, Engkau menyelidiki dan mengenal aku.
Aleluia
Angkatlah mukamu, sebab penyelamatmu sudah mendekat.
Pada suatu ketika Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya,
"Sebagaimana halnya pada zaman Nuh,
demikian pula kelak pada hari Anak Manusia.
Pada jaman Nuh itu
orang-orang makan dan minum, kawin dan dikawinkan,
sampai pada hari Nuh masuk ke dalam bahtera.
Lalu datanglah air bah dan membinasakan mereka semua.
Demikian pula yang terjadi pada zaman Lot.
Mereka makan dan minum,
membeli dan menjual, menanam dan membangun,
sampai pada hari Lot pergi dari Sodom.
Lalu turunlah hujan api dan belerang dari langit
dan membinasakan mereka semua.
Demikianlah halnya kelak pada hari Anak Manusia menyatakan diri.
Pada hari itu barangsiapa sedang ada di peranginan di atas rumah,
janganlah ia turun untuk mengambil barang-barangnya di dalam rumah.
Demikian pula yang sedang di ladang, janganlah ia pulang.
Ingatlah akan isteri Lot!
Barangsiapa berusaha memelihara nyawanya,
ia akan kehilangan nyawanya,
dan barangsiapa kehilangan nyawanya, ia akan menyelamatkannya.
Aku berkata kepadamu:
Pada malam itu kalau ada dua orang di atas ranjang,
yang satu akan dibawa dan yang lain ditinggalkan.
Kalau ada dua orang wanita yang sedang bersama-sama mengilang,
yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan."
Para murid lalu bertanya, "Di mana, Tuhan?"
Yesus menjawab,
"Di mana ada mayat, di situ berkerumun burung nasar."
Demikianlah Sabda Tuhan
Terpujilah Kristus
Kalender Liturgi Katolik – Ordo Missae Harian
(Dikutip dan disesuaikan dari Alkitab Terjemahan Baru)
Ditulis ulang : Auctor Articuli




