MENU

KALENDER LITURGI

📖 Kalender Liturgi
Memuat...
🙏 Renungan Harian
Memuat...

Menag RI di Vatikan: Kunjungan, Pesan Perdamaian, dan Laporan Ziarah ke Makam Paus Fransiskus — LUX SPES

Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA menjadi pembicara dalam pertemuan Internasional untuk perdamaian di Roma
Menag RI di Vatikan: Kunjungan, Pesan Perdamaian, dan Laporan Ziarah ke Makam Paus Fransiskus — LUX SPES

Menag RI di Vatikan: Kunjungan, Pesan Perdamaian, dan Laporan Ziarah ke Makam Paus Fransiskus

Dipublikasikan: 29 Oktober 2025 •

Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, melakukan kunjungan ke Roma pada akhir Oktober 2025 untuk menghadiri pertemuan internasional perdamaian yang diselenggarakan oleh Komunitas Sant’Egidio. Dalam rangkaian kunjungan itu, sejumlah media melaporkan kegiatan ziarah ke makam Paus Fransiskus di Basilika Santa Maria Maggiore.

Agenda utama di Vatikan

Menurut rilis resmi Kementerian Agama dan liputan media nasional, agenda Menag di Roma meliputi:

  • Partisipasi sebagai pembicara pada Pertemuan Internasional untuk Perdamaian yang difasilitasi Komunitas Sant’Egidio.
  • Menyampaikan pesan tentang persaudaraan lintas agama serta mengenang hubungan personal dan spirit dengan Paus Fransiskus.
  • Pertemuan dengan perwakilan umat dan tokoh agama Indonesia yang tinggal di Italia, serta sejumlah perjumpaan dialog antaragama.

Laporan ziarah ke makam Paus Fransiskus

Beberapa portal berita mengabarkan bahwa Menag melakukan ziarah ke makam Paus Fransiskus di Basilika Santa Maria Maggiore, termasuk laporan yang menyebutkan bahwa ia meletakkan rosario berwarna biru‑hijau di nisan dan memperoleh akses khusus untuk mendekat. Namun, sampai saat penulisan artikel ini ada perbedaan tingkat verifikasi antara laporan media lokal dan rilis resmi Vatikan/Kedutaan yang memuat detail protokoler. Oleh karena itu kami mencantumkan sumber laporan sekaligus catatan verifikasi pada bagian referensi.

Ziarah Menteri Agama RI. Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA ke Makam Paus Fransiskus

Kata Penutup

Kunjungan Menag ke Vatikan memperlihatkan upaya diplomasi keagamaan dan dialog antariman yang aktif dilakukan oleh pejabat Indonesia. Meski demikian, klaim‑klaim spesifik tentang akses protokoler ke pusara Paus perlu ditelaah lebih lanjut lewat dokumentasi resmi (foto rilis, siaran pers Kedutaan/Takhta Suci, atau pernyataan Sala Stampa Vatikan).

Referensi & bacaan lebih lanjut
  1. Rilis Kementerian Agama: Kunjungan Menag ke Vatikan (kemenag.go.id)
  2. Laporan ANTARA: Menag mengenang Paus Fransiskus
  3. Liputan HidupKatolik: Laporan ziarah ke makam Paus Fransiskus
  4. Portal berita: Laporan tambahan tentang kunjungan dan ziarah
  5. Laporan terkait kunjungan perwakilan lain ke makam Paus (untuk konteks)

Catatan verifikasi: Beberapa detail ziarah (mis. "izin khusus" mendekat dan menyentuh pusara) dilaporkan oleh portal saham media; kami belum menemukan pernyataan resmi dari Sala Stampa Vatikan atau Kedutaan Besar RI untuk Takhta Suci yang secara eksplisit memverifikasi klaim tersebut.

Hak cipta © 2025 LUX SPES. Artikel ini menggunakan sumber berita terbuka; apabila pembaca atau pihak terkait memiliki dokumentasi resmi yang ingin disampaikan, silakan hubungi redaksi.