KALENDER LITURGI

📖 Bacaan
Memuat...
🙏 Renungan
Memuat...

Santo Hieronimus Imam dan Pujangga Gereja

St. Hieronimus — Riwayat dan Karya | Imam & Pujangga Gereja

St. Hieronimus — Imam dan Pujangga Gereja

Eusebius Hieronimus Sophronius — dikenal luas sebagai Santo Hieronimus (St. Jerome), tokoh kunci dalam sejarah Kitab Suci dan tradisi Gereja Barat.

Pesta / Peringatan: 30 September

Identitas Singkat

Nama lengkap: Eusebius Hieronimus Sophronius (dikenal sebagai Hieronimus / Jerome).
Kelahiran: sekitar tahun 342–347 di Stridon (daerah perbatasan antara Dalmatia dan Pannonia).
Kematian: 30 September 419/420 — wafat di Bethlehem, tempat ia mendirikan komunitas monastik.
Status Kekudusan: Dihormati sebagai santo sejak masa pra-kongregasi (tidak melalui proses beatifikasi modern); diakui pula sebagai Pujangga / Doktor Gereja.

Latar Belakang Keluarga & Pendidikan

Hieronimus lahir dalam keluarga Kristen; ayahnya (disebut Eusebius dalam beberapa sumber) membimbingnya dalam iman pada masa kecil. Ia dikirim belajar ke sekolah-sekolah retorika di kota-kota besar (termasuk Roma) dan mendalami sastra klasik sebelum beralih total kepada studi Kitab Suci dan kehidupan monastik. Selama hidupnya ia bergaul dan dibantu oleh sejumlah wanita saleh dari kelas senatorial (seperti Paula dan Eustochium) yang menjadi murid dan sahabat rohaninya.

Karya Utama & Sumbangan

Hieronimus adalah salah satu sarjana Alkitab paling berpengaruh di Gereja Barat. Karya-karya utamanya meliputi:

  • Vulgata: Terjemahan dan revisi teks Alkitab ke bahasa Latin (Vulgata) — terjemahan Perjanjian Lama yang dikerjakan dari sumber Ibrani dan revisi Perjanjian Baru; menjadi dasar teks Latin yang dominan di Gereja Barat selama lebih dari seribu tahun.
  • Komentar-komenar Kitab Suci: Serangkaian komentar dan tafsiran atas banyak kitab Alkitab yang terus dipelajari hingga kini.
  • Surat-surat, traktat, dan tulisan sejarah: Surat-suratnya (epistolae) memberikan informasi penting tentang kehidupan Gereja dan praktik Kristiani di zamannya; karya-karya sejarah singkat (mis. De viris illustribus) merekam kehidupan tokoh-tokoh Kristen awal.

Catatan penting: Karya terjemahan Hieronimus membutuhkan penguasaan bahasa Latin, Yunani, serta bahasa Ibrani/Aram; proses ini memakan waktu bertahun-tahun dan membuatnya terkenal sebagai bapak ilmu Alkitab di Barat.

Akhir Hayat, Sebab Wafat, dan Pemakaman

Hieronimus menghabiskan tahun-tahun akhir hidupnya di Bethlehem, mendirikan sebuah komunitas monastik di dekat Gua Kelahiran. Ia wafat pada tanggal 30 September (419 atau 420 menurut varian kronologi) di komunitas tersebut. Tradisi menyatakan bahwa jenazahnya semula dikuburkan dekat Nativity/Bethlehem; kemudian sebagian relikwianya dipindahkan (translated) ke beberapa tempat di Barat, termasuk Basilika Santa Maria Maggiore di Roma.

Muzizat, Legenda & Pelindung

Beberapa kisah dan legenda populer terkait Hieronimus termasuk pengalaman rohani yang membawanya pada perubahan hidup (mis. mimpi tentang penghakiman yang menggerakkannya bertobat dan mendalami kehidupan rohani) serta cerita-cerita tentang kehidupan asketisnya di padang gurun dan Betlehem. Sebagai tokoh besar Alkitab, ia kemudian dihormati sebagai pelindung para penerjemah, pustakawan, peneliti Alkitab, arsiparis, dan pelajar.

"Ignorance of Scripture is ignorance of Christ." — Kutipan terkenal yang sering dikaitkan dengan semangat karya Hieronimus (menekankan pentingnya mengetahui Kitab Suci).

Penutup

St. Hieronimus adalah figur yang kompleks: kecerdasan dan karya ilmiahnya membuka akses Kitab Suci bagi Gereja Barat, sementara temperamennya yang keras dan gaya polemik membuatnya tak jarang menjadi kontroversial. Warisan terbesarnya adalah Vulgata dan banyak tulisan yang terus memengaruhi teologi, studi Alkitab, dan tradisi liturgi hingga hari ini.

Sumber-sumber utama ringkasan ini (untuk bacaan lebih lanjut):
Informasi biografi & karya: ensiklopedi dan artikel tepercaya (Wikipedia, Britannica, Vatican apostolic letter, dan tulisan-sumber Katolik tentang Hieronimus).

Dipersembahkan untuk pembaca yang ingin tahu lebih jauh tentang salah satu Pujangga besar Gereja Barat.
Catatan redaksi: Santo Hieronimus adalah santo dari periode pra-kongregasi — artinya tidak ada proses beatifikasi/kanonisasi tunggal oleh satu Paus modern yang mencatat tanggal beatifikasi; pengakuan kekudusan berasal dari tradisi sejak masa awal Gereja. Untuk rujukan historis dan kutipan resmi Vatikan lihat dokumen dan catatan apostolik.

Disusun Oleh : AUCTOR ARTICULI - LUX SPES:

MENU