MENU

KALENDER LITURGI

📖 Kalender Liturgi
Memuat...
🙏 Renungan Harian
Memuat...

Tahbisan Imam Keuskupan Ketapang 15 Agustus 2025

Empat Imam Baru Ditahbiskan di Keuskupan Ketapang

Gereja Paroki Kanak-Kanak Yesus, Marau 15 Agustus 2025 Keuskupan Ketapang Penahbis: Mgr. Pius Riana Prabdi
Tahbisan Imam Keuskupan Ketapang di Gereja Paroki Kanak-Kanak Yesus Marau
Perayaan Ekaristi Tahbisan Presbiterat di Gereja Paroki Kanak-Kanak Yesus, Marau (15/08/2025).
Ketapang — Sukacita dan syukur memenuhi Gereja Paroki Kanak-Kanak Yesus, Marau, saat Uskup Ketapang, Mgr. Pius Riana Prabdi, menahbiskan empat imam baru dalam Perayaan Ekaristi Tahbisan Imam, Jumat (15/8).

Ringkasan Perayaan

Perayaan tahbisan dihadiri 53 imam dari berbagai paroki. Dua imam berhalangan hadir karena banjir dan halangan lainnya. Kendati demikian, perayaan berlangsung meriah dan khidmat, disertai doa serta dukungan umat yang memenuhi gereja.

Imam yang Ditahbiskan

  1. RD Sirus Yulius Mbusa“Ini aku, utuslah aku.”
  2. RD Petrus Riyant“Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya akan ditambahkan bagimu.”
  3. RD Gabriel Bala“Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataan-Mu.”
  4. RD Paulus Budi SulistyoMoto pribadi (hasil perenungan) — akan diumumkan.
Moto Umum Tahbisan: “Selain moto pribadi dari masing-masing imam baru, tahbisan kali ini juga diwarnai dengan moto umum yang diangkat dari doa Maria: “Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku.”

Catatan: Moto pribadi ke-4 akan diperbarui sesuai rilis resmi panitia/keuskupan.

Penekanan Pastoral

Mgr. Pius Riana Prabdi dalam homilinya menegaskan bahwa imam adalah pelayan Kristus yang dipanggil untuk mempersembahkan hidup sepenuhnya bagi Gereja dan umat Allah. Beliau juga mengingatkan agar para imam baru senantiasa setia pada doa, Ekaristi, dan pelayanan kasih.

Tahbisan imam ini menjadi tanda sukacita besar bagi Keuskupan Ketapang, sekaligus pengingat bahwa panggilan Tuhan terus tumbuh dan berbuah dalam Gereja. Umat diajak untuk terus mendukung para imam baru dengan doa, agar mereka setia melayani hingga akhir dalam semangat Kristus Sang Imam Agung.